Setelah mengalami berbagai kebimbangan dan muncul banyak pertanyaan yang belum bisa terjawab mengenai ilmu tenaga dalam dan metafisik, kemudian Alhamdulillah saya diajak oleh seorang teman untuk menuntut ilmu syar’i, mempelajari Al-Qur’an dan As-sunnah shohihah diatas pemahaman generasi terbaik umat ini. maka mulailah saya belajar dienul Islam yang shohih baik akidah, manhaj dsb.
kemudian saya mulai paham tentang hakikat ilmu tenaga dalam, metafisik, ilmu hikmah dan sejenisnya bahwa itu hanyalah tipu daya syaitan saja… na’udzubillah min dzalik…
Tenaga dalam, tenaga metafisik, ilmu hikmah dan apapun namanya, hakikatnya adalah sama yaitu suatu tipu daya syaitan atau sihir.
beberapa subhat dan bantahan :
1. mereka yang mengklaim bahwa ilmu hikmah mereka miliki berasal dari para wali yang diturunkan. untukmendaptkannya marus banyak melakukan amal ibadah (tirakat/laku dsb), jadi apanya yang salah.
jawaban : apa buktinya ilmu hikmah itu diturunkan dari para wali ? jika wali diberi karomah, maka karomah itu khusus bagi dia, tidak dapat diajarkan apalagi diwariskan. tirakat, laku dan amalan2 lain untuk mendapatkan kesaktian itu malah bukti bahwa yang dipelajari adalah bid’ah karena amalan yang dilakukan tidak ada dalilnya sama sekali.
2. Ilmu hikmah memiliki khodam yaitu malaikat, sedangkan dukun khodamnya adalah syaitan.
bantahan : malaikat adalah mahluk yang Alloh Ta’ala ciptakan hanya untuk melaksanakan perintah-Nya, yang tidak pernah mendurhakai Alloh ‘Azza wa jalla. jadi tidak mungkin malaikat beralih menjadi budak manusia dan melaksanakan apapun perintahnya. apakah mereka bisa membuktikan khodam yang mereka miliki itu bukan jin ?
3. Tenaga Dalam adalah hasil pengolahan nafas yang mempengaruhi kerja mitokondria sehingga menghasilkan energi yang besar.
bantahan : jika memang yang dihasilkan adalah energi yang sebenarnya, maka seharusnya bisa diukur dengan alat pengukur energi dan ketika mementalkan lawan harus bisa dideteksi oleh alat sensor energi.
4. Tenaga Metafisik adalah energi alam yang bisa diserap dan jumlahnya takterbatas yang dapat digunakan untuk berbagai keinginan.
bantahan : jangan-jangan yang diserap bukan energi, tapi jin !! jika benar yang diserap energi seharusnya tubuhnya bisa diukur energinya dan bertambah pesat.
demikian sedikit pengalaman dari saya, semoga bermanfaat dan dapat diambil pelajaran.
Bagi mereka yang masih berkecimpung dalam dunia mistis, ilmu tenaga dalam dll segeralah keluar dan bertaubat…
percayalah, itu semua hanyalah tipu daya syaitan agar manusia menjual akhirat dengan sedikit bagian dunia.
itu semua adalah sihir yang nyata yang termasuk dosa besar…
SAYA BERLEPAS DIRI DARI SEMUA PERGURUAN SILAT YANG PERNAH SAYA IKUTI. SEMOGA ALLAH TA’ALA MENGAMPUNIKU, AMIIN…
















21 Juni 2010 pukul 10:09
Salam kenal, saya ikut perguruan gak pernah ada yang berhasil. Cuma ikut latihan sama ditransfer, tapi gak pernah merasakan energinya. Lama-lama bosen dan berhenti….sekarang pengen belajar, tapi setelah lihat blog ente jadi gak pengen lagi. trims nasehatnya.
22 Juni 2010 pukul 08:49
alhamdulillah antum masih dijaga, sehingga bosen dan berhenti. percayalah, jangan menjual akhirat dengan bagian kecil dari dunia…
22 Juni 2010 pukul 14:18
Iya segala ilmu itu harus didasari dengan Al Qur’an dan Hadist, gampangkan menganalisanya? gitu aja
23 Juni 2010 pukul 08:28
SODAQTA…
30 Juli 2010 pukul 06:49
salam pak ustz, sy dari malaysia…banyak sekarang di internet ditawarkan pembelajaran ilmu tenaga dalam(REIKI, TENAGA DALAM ILLAHI-TENDAI, Apakah nama-nama ini semua berbeza atau sama?dan macam2 nama lain lagi..biler membacanya, cuba ustz tgk website ini: http://assyifaislam.blogdrive.com/archive/1.html
saya juga rasa berminat. saya ada bertanya dengan mereka..mereka kata itu tidak syirik kerna tidak ada pemujaan sebaliknya zikir-zikir ayat suci….apakah mungkin tenaga ini dari jin islam?ader x tenaga dalam yang dibenarkan dalam islam?
30 Juli 2010 pukul 11:41
salam juga. wah senang dikunjungi tentangga jiran.
silahkan klik http://www.metafisis.wordpress.com/ banyak penjelasan tentang hakikat ilmu tenaga dalam.
pertanyaannya, apakah Nabi mengajarkan ? padahal Nabi orang paling alim, paling tahu masalah dien, tapi beliau tidak didapati menggunakan tenaga dalam apalagi metafisik.
3 November 2010 pukul 03:25
Saya hanyalah orang awam yang butuh pencerahan.
Agama saya islam dan saya hanya mennyembah Alloh Ta’ala
dan saya percaya tuhan itu satu ,
yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah saya berdosa JIKA saya dilahirkan di keluarga yg non muslim otomatis agama saya juga akan non muslim…..??? / agama tertentu
mohon pencerahan nya.
kenapa agama kita mudah di adu domba dengan islam aliran inilah aliran itulah padahal yang kita sembah itu sama Alloh ‘Azza wa jalla hanya caranya saja yang berbeda begitu juga dengan agama lain dengan versi mereka masing2 tujuan nya sama yaitu 1 menyembah tuhan yang maha esa Alloh ‘Azza wa jalla tuhan mereka tuhan kita juga
karena tuhan itu 1 Alloh ‘Azza wa jalla.
3 November 2010 pukul 09:52
Jika memang akan mendapat hidayah, maka seorang yg lahir meskipun sebagai non Islam nantinya juga akan menemukan hidayah, apalagi jaman sekarang informasi sudah terbuka, islam sudah tersebar, para da’i, kitab-kitab,dan sarana dakwah lainnya sudah menyebar sehingga bagi yg mencari al-haq, niscaya akan mudah menemukannya.
Memang yang kita sembah sama, namun tatacara dalam penyembahan dan peribadahan tidak boleh selera kita, namun harus sesuai de yg diajarkan nabi.
Nabi shallallahu’alaihi wa sallam membuat satu garis lurus, kemudian beliau shallallahu’alaihi wa sallam membuat garis-garis yang bercabang-cabang di sebelah kanan dan kirinya, lalu beliau shallallahu’alaihi wa sallam berkata tentang garis yang lurus: “Ini adalah jalan Allah!” dan beliau shallallahu’alaihi wa sallam berkata tentang garis-garis yang berada disampingnya dan terpisah-pisah: “Ini adalah jalan-jalan (yang lain) dan syaithan berada di setiap jalan-jalan tersebut, serta menyeru kepadanya.”Demikianlah penjelasan dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tentang makna ayat yang ulia ini:“Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus maka ikutilah dia.” (Al An’am: 153)
Dan barangsiapa yang menentang Rasul se-sudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mu’min, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali. (an-Nisa’: 115)
Wallahu a’lam..
8 Desember 2010 pukul 20:58
asslmlkm.. ‘Untuk pembantahan yg terakhir.’ apakah jika energi yg dhasilkan mitokondria dan energi alam itu bisa diukur, kita boleh mengamalkannya?? Sebagai bentuk olah raga. Saya masih bimbang dan mungkin memiliki sejuta pertanyaan. Cat: sya tidak mengikuti perguruan manapun.
9 Desember 2010 pukul 08:42
wa’alaikum salam.. emang sudah ada alat yang bisa mengukur tenaga dalam dari mitokondria?
dari pada bingung banyak pertanyaan, mendingan dengerin kajian di kajian.net
31 Januari 2011 pukul 19:41
KALAU NGAJI JANGAN PAKE LOGIKA KEJAR LAH PAKE SHOLAT BARU JAWAB BUKAN LOGIKA KAMU SAJA
8 Februari 2011 pukul 22:08
kebenaran adalah yang mencocoki Al-Qur’an dan As-Sunnah diatas pemahaman salafussholih..
2 Februari 2011 pukul 13:11
Masalah yang ghaib itu memang ada, dan kita harus percaya (adanya malaikat, surga neraka dll). Segala ilmu kebatinan (tenaga dalam) kita belum bisa memponis salah/ benar. tergantung cara mempelajarinya, bahan yang diperlukanan, permohonan kekuatan minta dengan siapa?, gunanya apa?… Tenaga dalam menurut saya tidak sesat/ salah selagi masih berada dalam kolidor Islam (Al-quran hadits) sebagai pembanding, tidak semata-mata diukur dengan indera kasar kita saja. Kalau seseorang mengatakan tenaga dalam itu adalah ilmu saya, itu pasti salah. karena kekuatan itu dari Allah. Landasanya Alquran telah disebutkan : ” Allah yang melempar … Kita diperintahkan untuk berzikir sebanyak-banyaknya”. Hal ini perna dialami oleh Rasul ketika akan dibunuh kaum kafir. Kafir berkata: Hai Muhammad (sambil mengangkat pedang) siapa yang akan menolong mu? Jawab Rasul: Allah. Apa yang terjadi Orang tersebut bergetar dan pedangnya terpental. Jadi bila dijalan yang benar tenaga dalam itu tidak salah dan tidak bertentangan dengan Allquran.
8 Februari 2011 pukul 21:36
wah, apakah anda akan mengatakan bahwa nabi punya tenaga dalam ? apakah anda akan mengatakan bahwa pedang orang kafir tsb jatuh karena tenaga dalam nabi ?? wah ini sungguh pendalilan yg tidak pada tempatnya.. Nabi dikaruniai mu’jizat yang khusus diberikan kpd para nabi dan itu bukan tenaga dalam yang bisa dipelajari.
Sekali lagi timbangan kebenaran sudah ada yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagaimana yang dipahami para sahabat nabi ridwanallahu jamian..
2 Maret 2011 pukul 11:09
ha..ha..ha….bodoh…amat km fauzy….kalo orang yang ngerti tentang agama islam bakalan tertawain kamu kalo melihat blog ini…tapi kalo orang awam yang lihat blog kamu ini pasti akan ikut kamu….belajar dong Fiqih…. dan imbangi dengan Tasawuf…ha….ha…ha… dodol….
4 Maret 2011 pukul 10:38
saya memang orang awam dan masih terus belajar.. fiqh apa mas yang perlu saya pelajari mas..?
untuk tasawuf silahkan lihat disini http://muslim.or.id/aqidah/hakikat-tasawuf-1.html http://muslim.or.id/aqidah/hakikat-tasawuf-2.html http://muslim.or.id/aqidah/hakikat-tasawuf-3.html
4 Maret 2011 pukul 13:17
Jujur saya sengaja memancing anda….saya tidak memihak pada siapa-siapa di sini yang haq ya..haq.yang batil ya…batil.sekedar meluruskan saja…smua yang anda tulis memang benar…tapi ada kekeliruan sedikit..yaitu
1.Tidak semua tenaga dalam itu sesat atau sihir..
2.Pernyataan anda tentang syariat,tarikat,hakikat,ma’rifat (Masa Tabi’in tahun 70 H s/d 130 H)adalah pembagian yang batil dalam islam,memang benar tidak ada pembagian tingkatan ilmu dalam islam tapi bukan berati batil… perlu di tinjau ulang..karena 4 tingkatan ilmu ini berhubungan dengan tasawwuf dan tasawwuf itu salah satu anjuran untuk di pelajari oleh Imam Safi’i
Dalam Al-Qur’an ada 140 ayat yang secara khusus memuat hukum-hukum tentang ibadah, 70 ayat tentang ahwal syakhshiyah, 70 ayat tentang muamalah, 30 ayat tentang uqubah (hukuman), dan 20 ayat tentang murafa’at. Juga ada ayat-ayat yang membahas hubungan politik antara negara Islam dengan yang bukan Islam. Selain Al-Qur’an, keenam tema hukum tersebut di atas juga diterangkan lewat hadits-hadits Nabi. Sebagian hadits menguatkan peraturan-peraturan yang ada dalam ayat-ayat Al-Qur’an, sebagian ada yang memerinci karena Al-Qur’an hanya menyebutkan secara global, dan sebagian lagi menyebutkan suatu hukum yang tidak disebutkan dalam Al-Qur’an. Maka, fungsi hadits adalah sebagai keterangan dan penjelasan terhadap nash-nash (teks) Al-Qur’an yang dapat memenuhi kebutuhan (kepastian hukum) kaum muslimin.
Jadi, yang kita warisi dari Rasulullah bukan hanya ajaran agama yang termaktub dalam al Qur’an dan al Hadits saja, tapi harus kita warisi juga, harus kita dapati juga, harus kita pakai juga frekuensi / wasilah yang tak terhingga yang ada pada arwahul muqaddasah Rasulullah yang ada wasilah nurun ‘ala nurin padanya.
mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah….
6 Maret 2011 pukul 04:43
Segala sesuatu yang anda tulis di semua Blog anda kelak akan di minta pertanggung jawabannya oleh Allah.Pesanku untuk semuanya para pembaca dialog ini…kesalahan datangnya dari diri pribadi dan kebenaran datangnya dari Allah.
Allah Berfirman:
”Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.”
Allah juga berfirman:”bahwasannya Allah memperhitungkan satu persatu setiap amal perbuatan manusia tanpa ada yang terlewati”
7 Maret 2011 pukul 21:02
jazakallohu khoir atas nasihatnya..
17 Maret 2011 pukul 16:06
Manusia teridiri dari Roh dan Jasad, Roh berasal dari Allah dan jasad berasal dari tanah dan sifatnya adalah Suci dan Kotor, jadi karena kedua sifat itu maka ada sifat kebaikan dan sifat keburukan yang dipunyai oleh setiap umat manusia sejak dia lahir dan itu fitrah dan tidak bisa dipilih salah satu diantara keduanya dia datang silih berganti sepanjang kehidupannya, maka beruntunglah manusia yang mampu mensucikan kedua sifat itu kata Allah lho….Manusia diberikan kelebihan dari makhluk lain tameng dirinya dari gangguan dari makhluk lain, olah badan tetap akan mengeluarkan energi yang kuat tanpa bantuan makhluk lain seperti jin, jin tugasnya menyesatkan manusia dari beriman kepada Allah SWT. karena kata Allah lagi…jin dan iblis jelas jelas musuh kamu hai manusia…ngapain jin mau bantu manusia capek deeeeh kata jin, tugas gue hanya memplesetkan kamu agar semuanya ingkar kepadaNya itu saja…soal kekuatan ane kagak punya tuh, sebenernye ente juga nyang lakuin cuma karena ente merasa dibantu ama ane ya sudah betul itu…..separtai kita gue tau itumah sesat ente, karena pandangannya gitu ane tambah-tambahin aja, dengan memperlihatkan bahwa ane nyerupai nenek moyang ente, wali ente, eyang ente, mbah ente, ane juga heran kok goblok amat ente yee. senang amat ditemui ame moyangnya…emang bisa ? kagak dah.
(gitu kali kata jin)
Kalau mau punya kekuatan bisa kenapa tidak, latihan aja terus menerus pasti punya kekuatan yang diinginkan tidak ada bantuan selain dari dirimu sendiri, salahnya kita kenapa memvisualkankekuatan itu atsdasar bantuan jin segala itu makanan jin sang penggoda iman manusia.
Intinya kamu yakin nggak mau melakukannya, ragu2 mah kagak kuat tu tangan sakiit, jin juga tidak mau bantuin paling disumpahin dasar goblok lu. Makanya kebanyakan orang yang mau mencoba adalah orang orang yang nggak punya udel….artinya dia mencoba dan ingin membuktikannya sendiri tanpa bantuan siapa2 kecuali hanya Allah, karena dia mengerti bahwa Allah telah meniupkan Roh miliknya dan tentu juga sekalian dengan 99 sifat yang dipunyai Allah, bagaimana menghidupkan sifat yang 99 itu ya……..ingat setiap detik kepadaNya, kalau udah aktif khalifah ente…udah siap belum ? khalifah itu susah lho…kerjanya melayani umat. di Alguq’an tidak ada maslah tenaga dalam, yang ada adalah serulah Aku kata Allah dengan nama2Ku yang Indah (panggil doank) tidak meminta apapun karena Allah juga tahu apa yang ada di dalam keinginanmu itu. Mau kuat ada jalannya, mau sakti bisa kok mau jadi orang aneh bisa, mau jadi apa bisa….perangkatnya sudah disiapkan semuanya olehNya.
Syaratnya satu harus minta kepadaKu agar engkau tidak disesatkan oleh pihak lain. Kalau ada tingkatan2 menuju kesana itukan hanya label yang dibuat oleh kita2 sendiri, tujuannya mungkin baik dan berguna, coba bayangkan syariatnya aja belum becus bagaimana dia mampu selamat sampai kesana, jadi untuk selamat itu dibuatlah tingkatan itu dan semuanya tidakad yg instan, harus kerja usaha sekeras mungkin untuk mencapainya….bagi yang mau cepat sampai…..ya makan mie instan….tapi kagak bisa ngenyangi…laper lagi lagi….laper.makanya diberi label bertingkat apanya yang salah…emangnya mudah pekerjaan itu…..sudah banyak bukti dan sudah banyak yang epleng…karena pengen cepat2 sampai ke tujuan.
Jadi kesimpulannya tenaga dalam itu ada dan bisa dimiliki akan tetapi tidak ada jin disitu yang ada adalah kekuatan diri sendiri coba aja latihan yang benar…Dan kenapa takut melakukan kalau ada keinginan, minta sama Allah SWT saja cukuplah. buat mas admin maaf ya lagi sok tau niiiiiih
18 Maret 2011 pukul 13:14
sy setuju dengan pendapat mas admin karna slma sy ikut perguruan sprti itu tdk pernah ada yg tdk pas di hati sy dan perguruan sy apabila sebelum lthn ttp berdoa kpda alllah
8 Mei 2011 pukul 21:32
tes
29 Juli 2011 pukul 07:27
Hemmmmmmmm……………………
Tenaga dalam apa ya ?
Pada intinya ketika kita kembali pada Al-Quran dan As-Sunah maka kehidupan in akan tenteram.
Kalau ada yang bilang tenaga dalam itu g sesat ya gpp.
Bagi saya dan ilmu saya sebagai orang awam : bukankah pembacaan DZIKIR & Al-Quran itu mendapat pahala dari Allah swt bukan ingin ini ingin itu.
Berhati2lah antara sesuatu yg Allah berikan sama sesuatu yg JIN tipu daykan pada diri ini.
Tidak bisa dipungkiri kelebihan yang Allah berikan ketika sesorang dekat dg Allah tetapi catatan penting ilmu ini ga di-PELJARI juga ga bisa di WARISKAN.
Wallahualam…. Allah maha mengetahui segala isi hati kita.
16 Februari 2012 pukul 11:40
Tenaga dalam, tenaga metafisik, ilmu hikmah dan apapun namanya, hakikatnya adalah sama yaitu suatu tipu daya syaitan atau sihir.
beberapa subhat dan bantahan :
1. Mereka yang mengklaim bahwa ilmu hikmah mereka miliki berasal dari para wali yang diturunkan. untukmendaptkannya harus banyak melakukan amal ibadah (tirakat/laku dsb), jadi apanya yang salah.
jawaban : apa buktinya ilmu hikmah itu diturunkan dari para wali ? jika wali diberi karomah, maka karomah itu khusus bagi dia, tidak dapat diajarkan apalagi diwariskan. tirakat, laku dan amalan2 lain untuk mendapatkan kesaktian itu malah bukti bahwa yang dipelajari adalah bid’ah karena amalan yang dilakukan tidak ada dalilnya sama sekali.
Jawaban saya : saya tidak melakukan aktivitas2 seperti di atas
3. Tenaga Dalam adalah hasil pengolahan nafas yang mempengaruhi kerja mitokondria sehingga menghasilkan energi yang besar.
bantahan : jika memang yang dihasilkan adalah energi yang sebenarnya, maka seharusnya bisa diukur dengan alat pengukur energi dan ketika mementalkan lawan harus bisa dideteksi oleh alat sensor energi.
Jawaban saya : bukan energi yang besar, tetapi energi yang sedikit lebih besar. Dalam pemukulan benda keras bisa diukur, dalam pemukulan jarak jauh bisa dideteksi.
4. Tenaga Metafisik adalah energi alam yang bisa diserap dan jumlahnya takterbatas yang dapat digunakan untuk berbagai keinginan.
bantahan : jangan-jangan yang diserap bukan energi, tapi jin !! jika benar yang diserap energi seharusnya tubuhnya bisa diukur energinya dan bertambah pesat.
Jawab : Ada yang menjamin/membuktikan bahwa yang diserap itu “JIN” ???…